Tips Menyimpan Daging Cincang Tetap Awet

Tips Menyimpan Daging Cincang Tetap Awet – Daging cincang dapat dimasak menjadi berbagai macam masakan lezat. Ada daging cincang yang berlemak dan ada pula yang rendah lemak. Daging cincang dapat disajikan ke dalam jenis masakan yang berair maupun kering, digoreng, direbus, dibakar, diasinkan, dan diasap.

tips menyimpan daging cincang

Source image: 123rf.com

Daging cincang yang rendah lemak baik untuk anda yang sedang menjalankan program diet. Dan biasanya, daging cincang tanpa lemak akan sedikit lebih mahal daripada daging cincang yang berlemak. Daging cincang mengandung banyak zat gizi di dalamnya, diantaranya mengandung Protein, mengandung lemak jenuh, vitamin D, vitamin B kompleks, Zat Besi (Fe), asam lemak omega, dan Zat Seng (Zn). Kesemua zat gizi tersebut sangat baik untuk kesehatan tubuh dan juga zat yang mendukung pertumbuhan anak-anak.

Beberapa jenis daging cincang yang diolah menjadi masakan:

  • daging sapi biasa , lemak per100g = 15.3 g ==> baik untuk burger
  • daging sapi organik tanpa lemak, lemak per100g ==>  11.8 g, baik untuk Daging roti, bakso, Lasagna, Bolognese
  • daging sapi extra tanpa lemak, lemak per100g ==>  4.5 g, untuk masakan rendah lemak
  • daging kambing / domba biasa, lemak per100g ==>  20g , untuk burgers, bakso
  • daging kambing / domba organik, lemak per100g ==>  18.3g, untuk burgers, bakso
  • daging kambing / domba rendah lemak, lemak per100g ==>  10 g, untuk Moussaka

Dan masih banyak lagi olahan masakan, dengan memanfaatkan daging cincang, atau daging yang telah digiling atau dicincang halus. Mulai dari masakan tradisional hingga masakan modern, punya berbagai resep masakan olahan daging cincang.

Tips menyimpan daging cincang agar awet tanpa menggunakan bahan pengawet:

Menyimpan daging cincang dalam keadaan mentah

Bentuk daging cincang menjadi bulatan-bulatan kecil. Kemudian simpan rapi dalam wadah yang tertutup, dan jangan mengisi wadah terlalu penuh atau padat, karena akan membuat bulatan daging cincang akan saling menempel. Ambil wadah berikutnya jika jumlah yang ada tidak cukup dalam 1 wadah. Kemudian simpan dalam freezer. Pindahkan dari freezer ke cooler terlebih dahulu, jika anda akan mengolahnya kemudian. Biarkan daging menurunkan suhu dinginnya dahulu dari freezer di cooler.

Menyimpan daging cincang dalam keadaan matang

Daging cincang di masak terlebih dahulu dengan ditaburi garam. Masak daging yang berlemak tanpa menggunakan minyak. Untuk daging yang tanpa lemak, anda boleh masak dengan minyak secukupnya. Masak daging cincang hingga masak. Kemudian tiriskan. Masukkan ke dalam wadah tertutup. Simpan dalam lemari es (jangan di dalam freezer).

Penurunan suhu akan mengakibatkan penurunan proses kimia, mikrobiologi dan biokimia yang berhubungan dengan kelayuan (senescene), kerusakan (decay), pembusukkan dan lain-lain. Simpanlah daging pada lemari pendingin dengan suhu di bawah 4,4 derajat Celcius karena biasanya bakteri akan tumbuh sangat cepat di suhu antara 4,4-60 derajat Celcius. Tempelkan label berisi makanan apa yang disimpan di dalam plastik/wadah serta tanggal berapa makanan tersebut mulai dibekukan.

  • Jangan lumerkan makanan di meja dapur. Setelah makanan dikeluarkan dari freezer, letakkan di kulkas bagian bawah (refrigerator) atau microwave. Makanan yang sudah dilumerkan tidak boleh dibekukan kembali.
  • Simpanlah daging pada lemari pendingin dengan suhu di bawah 4,4 derajat Celcius karena biasanya bakteri akan tumbuh sangat cepat di suhu antara 4,4-60 derajat Celcius.

Penyimpanan olahan daging cincang atau daging giling dalam lemari es yang benar, akan membuat daging tetap segar, tidak cepat membusuk, dan kandungan gizinya tetap terjaga.

Author: Fika Thiana

Share This Post On

Dapatkan Artikel-artikel Menarik KilasDara.com ke Inbox Anda!

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This