Tak Harus Berubah Demi Kekasih 100 Persen!

Merubah penampilan diri atas permintaan kekasih itu sangat baik. Tapi kamu tak harus berubah demi kekasih 100 persen karena kamu terlalu mencintainya. Menjadi orang lain dalam hubungan anda, tentu hal yang sangat tidak disarankan. Terkadang pasangan kita menuntut kita untuk berubah, tapi bukan berarti kita harus merubah kepribadian total! Jika kekasih meminta berubah demi kebaikan, dan bisa membuat hubungan cinta anda lebih harmonis dan buat dia tambah cinta, “Berubah demi kamu, why not?”.

tak harus berubah demi kekasih 100 persen

Image courtesy of David Castillo Dominici / FreeDigitalPhotos.net

Tak semanis saat kencan pertama. Setelah berhasil melalui proses pendekatan, anda pun mulai menjalin hubungan dengan si dia. Namun lama kelamaan, dia meminta anda untuk berubah, itu bukanlah hal yang tidak mungkin. Tapi ingatlah, merubah siapa diri anda sebenarnya 100 persen itu sulit, dan belum tentu dampaknya juga akan baik buat diri anda. Pandai memilah permintaan kekasih, mana yang harus dituruti dan mana yang tidak. Ikutilah  jika dirasa itu adalah permintaan berubah demi kebaikan.

Ada beberapa hal yang sebaiknya anda tolak jika harus “berubah demi kekasih”, jika ia meminta 4 hal berikut:

1. Meninggalkan sahabat-sahabat anda.

Ada kemungkinan si dia tidak suka melihat anda sering hang out dengan teman-teman atau sahabat-sahabat anda. Sebenarnya wajar saja bila ia meminta anda untuk tidak terlalu sering hang out bersama mereka. Namun jika ia meminta anda tak berteman lagi dengan mereka, lebih baik anda langsung tolak permintaan tersebut. Memutuskan pertemanan sungguh tidak baik. Apalagi jika sebenarnya sahabat anda adalah orang-orang baik, dan tidak menyesatkan kehidupan anda.

2. Menghalangi pekerjaan.

Si dia meminta anda untuk clubbing di hari Kamis malam, padahal anda sudah katakan padanya bahwa besok akan ada meeting dan banyak hal yang harus anda persiapkan. Hal ini sungguh sangat mengganggu pekerjaan. Jadi langsung saja tolak permintaan si dia tentang hal yang satu ini. Anda tentu mengharapkan pasangan anda mendukung anda dalam hal pekerjaan bukan? Kamu tak harus merelakan pekerjaan demi hal-hal yang kurang penting, kamu tak harus berubah demi kekasih karena ini.

3. Mengubah kepribadian.

Anda tentu sudah punya kepribadian sendiri yang terbentuk sejak lama. Jika ia mengharapkan anda untuk merubah cara tertawa atau cara bicara, lebih baik tolak saja permintaan ini. Tak perlu merubah karakter anda untuk tetap berada disampingnya. Toh anda juga sudah punya etika dan mengetahui bagaimana anda bersikap di berbagai macam situasi. Anda juga dapat menjadi pasangan yang tidak membosankan kok dengan lelucon-lelucon dan tawa anda.  So, tak harus berubah demi cinta ladies!

4. Menjadi orang lain.

Tak harus berubah demi kekasih jika dia inginkan kamu menjadi orang lain. Jangan dengarkan dia jika ia ingin anda merubah penampilan fisik yang terlalu jauh. Misalnya si dia meminta anda untuk operasi hidung agar lebih mancung, atau operasi bibir agar lebih sexy.  Cobalah pertimbangkan hal ini lebih jauh pengaruhnya terhadap diri pribadi anda sendiri. Jika perubahan ini dilakukan, maka sifatnya akan permaneng lho! Padahal belum tentu hubungan anda yang masih pacaran sudah permanen juga. Ikuti kata hati anda, jangan karena cinta segala sesuatunya bisa merubah anda! Jangan mengikuti permintaannya jika ia mengharapkan diri anda menjadi orang lain di hadapan dirinya dan orang-orang disekitarnya.

So, ladies kilasdara, jadi diri anda sendiri adalah hal terbaik dalam membina hubungan anda berdua. Tegaskan pada diri anda, bahwa berubah demi kekasih, hanya akan anda terima jika itu adalah hal-hal dalam kebaikan. Saat memutuskan untuk menikah nanti, Pasangan yang bisa menuntun anda ke hal yang lebih baik tentu akan menjadi pemimpin keluarga anda dengan baik kelak.

Author: Fika Thiana

Share This Post On

Dapatkan Artikel-artikel Menarik KilasDara.com ke Inbox Anda!

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

2 Comments

  1. kalau misal pacar kita menyuruh kita untuk menjauhi teman2 cowok kita bagaimana ?

    Post a Reply
    • Coba lihat dari sisi positif dan negatifnya, keuntungan dan kerugiannya buat kamu. Jika memang ternyata itu adalah hal positif, tidak ada salahnya untuk “mengurangi” frekuensi pertemuan dengan teman2 cowok yang dia inginkan. Jangan meninggalkan atau menjauhi teman atau sahabat begitu saja, apalagi ternyata teman2 kamu itu baik dan tidak bermasalah. 🙂

      Post a Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *