Cara Bakar Sate Empuk dan Bumbu Meresap

Pernahkah anda merasakan daging sate yang liat atau tidak empuk. Bahkan bumbu sate yang dilumurkan pun tidak terlalu terasa menggigit lidah. Saat-saat seperti ini dapat mengurangi selera makan anda bukan? Berikut ini, kilasdara akan mengupas tentang seputar bagaimana tips dan trik cara bakar sate yang dapat membuat daging sate bakar buatan anda empuk dan bumbunya meresap.

Coba anda gunakan tips berikut juga pada setiap resep sate yang akan anda buat. Misalnya saja untuk membuat sate kambing, sate ayam, sate udang, sate ikan, dan sate-sate yang anda sukai.

TIPS DAN TRIK CARA BAKAR SATE YANG DISARANKAN:

1. Tips memilih bahan sate

Pilihlah daging yang merupakan jenis bahan dasar sate yang cepat matang. Misalnya, ayam, ikan, udang. Sedangkan untuk yang menggunakan daging sapi, pilihlah bagian-bagian daging has dalam, akan lebih empuk teksturnya jika anda memilih daging impor, misalnya daging wagyu.

2. Tips pemotongan

Anda boleh saja memotong sate berukuran besar-besar, namun usahakan agar tidak terlalu tebal tapi juga tidak terlalu tipis. Karena kadang-kadang potongan daging yang terlalu tipis akan membuat daging mengeras setelah dingin.

Sedangkan jika potongan makin tebal, biasanya akan lebih lama membakarnya hingga benar-benar matang. Padahal, semakin lama memanggang daging, maka daging biasanya akan semakin keras.

tips dan trik cara bakar sate empuk

Image courtesy of Dcubillas | commons.wikimedia.org

3. Tips bumbu tambahan

Anda dapat menambahkan baking powder ke dalam daging saat dilumuri. Dengan cara ini, daging akan cepat empuk. Atau bisa juga dengan membungkusnya terlebih dahulu dengan daun pepaya selama direndam dalam bumbu.

4. Tips rasa gurih lebih terasa

Jika ayam yang akan jadi bahan dasar sate anda, maka buatlah susunan berselang seling antara ayam dan kulit ayam. Sate dengan susunan seperti ini akan terasa lebih gurih dan lezat.

Cita rasa yang ditimbulkan dengan menggunakan tempat pembakaran juga akan berbeda, seperti misalnya menggunakan bara api dari arang atau batok kelapa , atau di atas wajan datar. Umumnya, membakar sate biasanya di atas bara api. Pembakaran dengan bara api justru akan membuat sate terasa lebih gurih.

5. Tips kontrol nyala api

Bersihkan panggangan dan nyalakan dengan baik terlebih dahulu sebelum memulai membakar sate. Usahakan nyala api tetap konstan, tidak terlalu menyala-nyala, tidak terlalu kecil. Ketepatan besarnya api akan membuat daging empuk tanpa harus hangus.

Daging yang tidak hangus akan lebih sehat. Karsinogenik merupakan penamaan bagian daging yang hangus. Setelah setelah melakukan pembakaran sate, peralatan jangan dibiarkan begitu saja. Bersihkan panggangan sate agar peralatan panggang sate tidak mudah berkarat. Kebersihan pembakaran sate juga akan membantu nyala api lebih baik dan rata.

6. Tips pengolesan bumbu

Ada sate yang langsung dibakar, ada pula sate yang dilumuri bumbu terlebih dahulu sebelum dibakar atau pada saat sate telah dimasak dahulu higga setengah matang.

Jika anda ingin membuat sate yang langsung dibakar, maka sebaiknya rendam terlebih dahulu dengan bumbu pengoles atau bumbu lumuran. Potongan bahan sate yang tidak terlalu tebal akan memudahkan dan mempercepat proses penyerapan bumbu.

Mitos yang sering terdengar adalah, jika merendam bahan sate lebih lama makan akan membuat bumbu semakin meresap. Namun kenyataannya tidak demikian. Bumbu hanya dapat menembus daging bagian luar, baik pada ikan, daging sapi, udang, ayam, atau yang lainnya, berapapun lamanya daging direndam.

Saat sate dibakar, oleskan bumbu pengoles dengan lebih sering. Ini adalah saat yang baik untuk meresapkan bumbu ke dalam bahan sate. Dengan sering mengoleskan bumbu, maka bahan sate juga tidak kering.

7. Tips Saus untuk Sate

Saus sate yang paling umum digunakan adalah bumbu kacang dan kecap manis. Bisa menggunakan keduanya, atau kecap saja. Ada pula yang menggunakan saus tomat.

Pilih kecap manis yang teksturnya tidak terlalu kental, juga tidak terlalu encer. Pilih kekentalan kecap manis yang pas.

Agar saus kecap naik, biasanya ditambahkan irisan bawang merah, merica, tomat, atau bahkan ketiganya. Anda juga dapat menambahkan parutan lengkuas untuk membuat kecap naik.

Agar aromanya lebih terasa segar, tambahkan perasan air jeruk limau pada saus kecap atau saus kacang yang digunakan untuk sate.

Author: Fika Thiana

Share This Post On

Dapatkan Artikel-artikel Menarik KilasDara.com ke Inbox Anda!

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

1 Comment

  1. Biasanya saya klo daging biar empuk saya rendam dengan nanas, klo ga ada nanas saya pakai jeruk nipis sebagai penggantinya 🙂

    Post a Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *