Mengenal Macam Macam Batik Nusantara

Batik merupakan salah satu simbol budaya Indonesia yang dibanggakan. Batik yang mulai dikenal sejak abad ke-17 hingga saat ini masih digunakan sebagai fashion khas Indonesia. Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang kini sudah semakin dikenal dan diakui di dunia internasional. Batik yang awalnya hanya digunakan oleh kalangan bangsawan kerajaan, kini macam macam batik dapat digunakan oleh berbagai kalangan di semua umur dan semua lapisan masyarakat.

Sedikit pengenalan tentang sejarah batik ini lahir, pada abad ke-17 tepatnya di jaman kerajaan Majapahit, pembuatan batik hanya dilakukan di atas daun lontar yang memiliki pola bentuk binatang dan tanaman. 2 kata yang berasal dari bahasa Jawa, “amba’ yang berarti menulis dan ‘titik’ yang berarti titik, merupakan asal muasal kata “Batik” lahir.

macam macam batik di indonesia

Image courtesy by Chandrahadi Junarto | flickr.com

Tak hanya untuk menghadiri event resmi, batik juga dapat dikenakan dalam berbagai kesempatan lainnya, termasuk saat santai. Bahan batik pun cukup beragam, bahkan batik yang diaplikasikan pada kain sutera dibanderol cukup mahal.

Kekayaan motif dan jenisnya membuat batik menjadi fashion yang mudah untuk dipadupadankan. Beraneka ragam jenis batik dapat dikategorikan berdasarkan cara pembuatannya, berdasarkan asal daerah, dan berdasarkan motif. Kesemuanya dapat dipilih sesuai selera, dan disesuaikan pula dengan tema yang diinginkan.

Macam Macam Batik Berdasarkan Cara Pembuatan

1. Batik Tulis

Batik tulis dibuat manual dengan menggunakan tangan-tangan para pembuat batik yang kreatif. Batik tulis sendiri muncul di akhir perang dunia 1. Alat bantu pembuatan batik yang digunakan adalah canting (sebuah pena dari bahan tembaga untuk melukis dan mewarnai motif batik), malam (tempat dari besi / tanah liat untuk menempatkan malam), gawangan (kayu yang digunakan untuk membentangkan kain), jegol (kuas dari kumpulan benang untuk menutupi bidang yang lebar), dan yang lainnya. Batik tulis memiliki nilai cukup tinggi karena proses pembuatannya cenderung lebih rumit, dan membutuhkan waktu cukup lama, yaitu sekitar 2 – 3 bulan untuk menyelesaikannya, sehingga nilai seninya pun sangat tinggi.

2. Batik Cap

Seperti gambaran namanya, batik cap dibuat dengan cara mengecap. Batik ini dibuat dengan cara mencelupkan sebuah lempengan tembaga berisi motif-motif beragam yang telah dirancang sebelumnya sebagai alat cap, biasanya berukuran antara 20cm x 20 cm. Dengan menggunakan setrika, motik batik pada kain kemudian ditempelkan.

3. Batik Print

Batik print merupakan jenis batik yang dibuat melalui proses praktis dengan menggunakan mesin khusus, artinya tidak dibuat secara manual dengan tangan. Batik ini juga sudah banyak dijual di pasaran. Namun jangan khawatir, motifnya pun tak kalah cantik dan tetap menawan.

Macam Macam Batik Berdasarkan Daerah

1. Batik Indramayu

Batik yang berasal dari Indramayu biasanya memiliki ciri khas motif berbentuk binatang laut, seperti misalnya ikan, udah, lobster atau yang lainnya.

2. Batik Pekalongan

Batik dari Pekalongan memiliki ciri khas motif berbentuk flora dengan warna warni terang.

3. Batik Cirebon

Mega Mendung merupakan sebutan untuk batik Cirebon pada umumnya. Motif batik Cirebon biasanya berbentuk ornamen-ornamen kerajaan atau keraton, dan motif pesisiran flora dan fauna.

4. Batik Yogyakarta dan Solo

Batik Yogyakarta memiliki ciri khas warna senada, motifnya geometris berulang dengan warna soga emas.

5. Batik Lasem

Budaya Tionghoa mempengaruhi motif batik lasem. Motif yang disajikan pada batik lasem biasanya memiliki ciri khas motif burung Hong, banji, bunga seruni dan liong, kawung dan parang.

Jenis batik lainnya berdasarkan daerah yang terkenal diantaranya adalah Batik Bali, Batik Banyumas, Batik Madura, Batik Malang, Batik Tasik, Batik Aceh, Batik  Jombang, Batik Banten, Batik Tulungagung, Batik Kediri, Batik Kudus, Batik Jepara / Batik  Kartini, Batik Brebes, Batik Minangkabau, Batik Belanda, Batik Jepang.

Macam-macam batik lainnya adalah Motif Batik Prada dan Batik Modern yang juga memiliki ciri khas tersendiri. Motif batik prada biasanya lebih dikenal di kalangan keraton atau bangsawan, atau masyarakat menengah ke atas. Batik prada ini dibuat dari emas atau timah. Sedangkan batik modern biasanya menghadirkan beberapa motif dalam satu lembar kain. Motifnya cukup beragam, ada motif bunga, awan, relief candi, wayang beber, burung, dan masih banyak lagi.

Masih banyak lagi jenis atau macam macam batik nusantara yang lebih spesifik, membedakan motif yang satu dengan yang lainnya. Banyak pula dikenal jenis-jenis  batik berdasarkan motif atau coraknya, diantaranya adalah batik petani, batik kraton, batik sudagaran, batik Belanda, batik Jawa Hokokai, batik Cuwiri, batik Pringgondani, batik sekar jagad, batik Sida Luhur, batik Kawung, batik Semen Rama, batik Sida Asih, batik Tambal, batik Tambal, batik truntum, batik babon angrem, batik Sri Kuncoro, batik Liris, batik Keong Renteng, batik Bantulan, batik Gegot, batik Wahyu Tumuran, batik Buntal, dan masih banyak lagi.

Sedangkan untuk motif-motif modern yang terkenal diantaranya adalah batik Pisang Mas, batik Polkadot, batik Kunir Pita, batik Kanthil, batik Senandung Cinta, batik Merak, batik Anggur, dan motif-motif batik modern catik lainnya.

Karena batik diaplikasikan pada bentangan kain, maka batik dapat dijadikan berbagai barang, dari mulai barang-barang yang dikenakan di badan, termasuk asesorisnya, hingga ke benda-benda penghias rumah, seperti taplak meja, gorden, sprei dan sarung bantal, dan berbagai souvenir cantik dan menarik. Macam macam batik sudah bisa anda dapatkan di seluruh kota yang tersebar di Indonesia dan di mancanegara.

Author: Fika Thiana

Share This Post On

Dapatkan Artikel-artikel Menarik KilasDara.com ke Inbox Anda!

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

1 Comment

  1. Menarik sekali, kalau bisa gambar dari corak yang disebutkan juga ada. Terima kasih.

    Post a Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *